Terlibat Kepanitiaan Bersama Republik Bobotoh dan Viking, Bobotoh Kolot Garut Turut Sukseskan Acara "Bobotoh For Humanity 2026"
HARIANGARUT.NEWS - Pengurus Paguyuban Bobotoh Kolot (Boboko) Distrik Kabupaten Garut kembali menunjukan eksistensinya dengan terlibat dalam kepanitiaan sekaligus menghadiri acara Celebration Bobotoh For Humanity 2026 yang digelar oleh Republik Bobotoh dan Viking Distrik Garut di SOR RAA. Adiwidjaya, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (21/06/2026).
Para Bobotoh yang rata-rata usianya diatas 35 tahun keatas ini tampak menunjukan profesionalitasnya saat diminta membantu dalam kegiatan yang digelar tersebut. Hampir semua tugas yang diberikan dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Mulai dari penjagaan tiketcing, monitor venue, pendampingan Coaching Clinic dan pemain Persib Legend, hingga penataan para pelaku UMKM.
"Terima kasih kepada Republik Bobotoh dan Viking Distrik Garut yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Terima kasih kepada pengurus Boboko yang sudah datang, dan terkhusus yang terlibat dalam kepanitiaan. Selamat acaranya sukses hingga akhir. Selamat ulang tahun juga untuk Viking Distrik Garut yang Ke-19, semoga momen spesial ini menjadi titik tolak untuk makin solid, loyal, dan menjadi energi terbaik buat Maung Bandung," ujar Ketua Boboko Distrik Garut, Roni Faisal Adam.

Ketua Viking Distrik Garut, Sukma Pippo Ramadhan, bersama Ketua Boboko Distrik Garut, Roni Faizal Adam.
Dikatakan Roni, sebagai wujud doa, rasa bangga, dan apresiasi dalam acara "Celebration Bobotoh For Humanity 2026" tersebut, pihaknya sengaja mengirim karangan bunga dan kue ulang tahun kepada Viking Distrik Garut. Kehadiran Viking, kata dia, menjadi hal yang tidak bisa terpisahkan dalam tim. Di manapun Persib bertanding, selalu ada Viking dan Bobotoh lainnya memberikan dukungan.
"Dalam kesempatan ini juga, kami Boboko Distrik Garut, menyatakan komitmen yang semakin kuat untuk mendukung penuh perjalanan tim kebanggaan warga Jawa Barat. Kami yakin, Persib akan terus menunjukkan perkembangan positif dan akan meraih prestasi gemilang di kancah persepakbolaan nasional dan asia pada musim mendatang," ungkap Roni.
Ketua Boboko Garut berpesan, menjadi suporter yang dewasa dan santun berarti memberikan dukungan total untuk tim kebanggaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, menghargai lawan, serta menjaga ketertiban. Sikap ini, kata dia, memastikan euforia pertandingan tetap aman, positif, dan menyenangkan bagi semua orang.

"Rivalitas pada kompetisi sepakbola, memberikan nyawa dan gairah yang menggelora. Namun, rasa itu harus dikelola menjadi rivalitas yang sehat dan dewasa, tak ada sepak bola seharga nyawa. Bobotoh muda harus bisa menurunkan ego, termasuk meredam segala perbedaan yang ada agar bisa menghasilkan perdamaian antar suporter," tandas Roni.***