PT Sinar Nusantara Tani Buktikan Potensi Pertanian Organik melalui Panen Bunga Kol Berkualitas
HARIANGARUT.NEWS - PT Sinar Nusantara Tani kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan praktik pertanian berkelanjutan melalui keberhasilan panen bunga kol dari area pertanian organik yang dikelola perusahaan. Dari sekitar 2.000 bibit bunga kol yang ditanam, tanaman menghasilkan bunga kol dengan pertumbuhan yang sangat memuaskan dan bobot panen berkisar antara 1–2 kilogram per tanaman.
Direktur Pemasaran PT Sinar Nusantara Tani, Nadya Kusuma menyampaikan, hasil panen tersebut menjadi salah satu bukti bahwa penerapan sistem pertanian organik yang dilakukan secara tepat dapat menghasilkan produk hortikultura dengan kualitas dan produktivitas yang baik.
"Keberhasilan ini sekaligus memperkuat keyakinan PT Sinar Nusantara Tani bahwa pertanian organik tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan bagi petani dan pelaku usaha pertanian," kata Nadya, Senin (27/07/2026).

Nadya menyebut, dalam prosesi budidayanya, PT Sinar Nusantara Tani terus mendorong pemanfaatan bahan-bahan organik dan pengelolaan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas tanah, meningkatkan produktivitas tanaman, serta mendukung terciptanya ekosistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Keberhasilan panen bunga kol ini juga menjadi bagian dari proses uji coba dan pengembangan (research and development) yang dilakukan PT Sinar Nusantara Tani untuk menguji efektivitas produk pupuk organik yang dikembangkan perusahaan pada berbagai jenis tanaman hortikultura.
"Hasil uji lapangan tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam pengembangan produk dan penerapan teknologi pertanian organik yang sesuai dengan kebutuhan petani," jelasnya.
Masih kata Nadya, dengan jumlah penanaman sekitar 2.000 bibit dan bobot rata-rata panen mencapai 1–2 kilogram per tanaman, potensi hasil produksi secara keseluruhan menunjukkan prospek yang positif. Capaian tersebut menjadi indikator awal bahwa penerapan budidaya yang tepat, didukung pengelolaan nutrisi tanaman dan kesuburan tanah yang baik, dapat memberikan hasil yang optimal.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Sinar Nusantara Tani, Sidik Permana, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pertanian organik bukan sekadar konsep, tetapi dapat diterapkan dan menghasilkan. Hasil panen bunga kol ini menjadi salah satu bukti dari proses yang kami lakukan di lapangan. Ke depan, kami akan terus melakukan pengujian dan pengembangan agar produk dan praktik pertanian organik dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan sektor pertanian Indonesia," tutur Sidik.

Sidik mengatakan, bahwa PT Sinar Nusantara Tani meyakini bahwa masa depan pertanian Indonesia membutuhkan pendekatan yang mampu menyeimbangkan produktivitas, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, imbuh dia, perusahaan akan terus mengembangkan inovasi di bidang pupuk organik dan mendorong penerapan pertanian yang lebih berkelanjutan.
"Keberhasilan panen bunga kol ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan komoditas hortikultura lainnya serta menjadi inspirasi bagi masyarakat dan petani untuk melihat pertanian organik sebagai salah satu alternatif menuju sistem pertanian yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan," pungkasnya. (Ndy)