Garut Utara FC Juara "Trofeo Fun Football", Guru Iip Raih Top Skor
HARIANGARUT.NEWS - Turnamen sepakbola bertajuk "Trofeo Fun Football" diselenggarakan di Lapangan Sakti Lodaya, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (31/01/2026) sore. Para peserta klub sepakbola yang ada di wilayah Priangan Timur ini menyuguhkan permainan atraktif penuh semangat kompetitif.
Dalam trofeo itu, yang ikut bertanding adalah merupakan tim yang sedang berkembang di kancah sepakbola amatir mulai Gatra FC (Kabupaten Garut), lalu Askes United FC (Kabupaten Tasikmalaya) serta Lio Sehati FC (Kabupaten Ciamis).
Pertandingan pertama, mempertemukan Gatra FC B Vs Askes United FC. Gatra menampilkan komposisi terbaiknya yaitu Tatang di mistar gawang kemudian ada Acen di belakang, Pia di tengah dan tentunya ujung tombak yakni Cecep dan beberapa pemain lainnya yang kualitasnya melebihi rata-rata. Tampak terlihat pemain dari kedua kubu memang sudah terbiasa memainkan Tarkam.
Babak pertama Gatra FC dikagetkan dengan gol cepat dari Askes United FC. Presing ketat dan tensi tinggi menunjukkan bahwa permainan ini benar-benar menguji skill dan kualitas pemain para Remaja Kolot (Remako). Beruntung Gatra FC B berhasil membalas melalui umpan manis dan diakhiri dengan sundulan ke gawang Askes United. Hingga pertandingan usai skor berakhir 2-3 untuk kemenangan Askes United FC.
Kemudian, pertandingan kedua mempertemukan Gatra FC A VS Lio Sehati FC yang tak kalah seru. Jual beli serangan dua tim dengan kualitas yang sama bagusnya membuat penonton berdecak kagum. Dalam pertandingan ini, striker Gatra FC A, Iip Saripudin yang juga berprofesi sebagai guru olahraga di SMPN 1 Kersamanah tersebut berhasil memboyong 5 gol ke gawang Lio Sehati FC. Di match kedua ini, skor berakhir 5-3 untuk kemenangan Gatra FC A.
Di pertandingan ketiga, Lio Sehati FC berhasil menumbangkan Askes United FC 2-1. Dengan hasil tersebut Gatra FC A berhasil menjadi juara karena walaupun tim ketiga saling mengalahkan tapi Gatra FC A punya selisih gol yang cukup banyak. Top skor sendiri, diraih Iip Saripudin dengan 5 golnya.
Saat di wawancara, pencetak gol terbanyak dalam turnamen "Trofeo Fun Football" tersebut, Iip Saripudin berharap dengan adanya pertandingan ini dapat membangun mental para pemain muda sekaligus bisa menjalin silaturahmi antar klub dan bagi masyarakat pencinta sepakbola. Turnamen ini, kata Iip, diharapkan mampu menjadi agenda rutin tahunan yang berdampak positif bagi seluruh aktivis olahraga dan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, kebersamaan, maupun kemajuan sepakbola daerah itu sendiri.
"Kita semua mau sepakbola maju dan salah satu caranya adalah dengan mengadakan pertandingan mini seperti ini walaupun cuma diikuti 3 atau 4 tim. Tapi ini bisa memacu para pemain untuk mengasah kembali kemampuan mereka. Apapun yang terjadi dilapangan itu hanyalah drama 90 menit, selebihnya kita tetap sepakat untuk memajukan sepakbola melalui tali silaturrahmi," ujar Iip yang sudah 20 tahun mengabdi menjadi guru olahraga ini.
Kabupaten Garut memiliki banyak potensi pemain sepakbola, termasuk striker atau penyerang yang haus akan gol. Diantaranya Iip, pemaen asal klub Prospek FC Desa Nanjung Jaya, Kecamatan Kersamanah ini dikenal sebagai bomber yang sering menjadi pembeda di berbagai turnamen. Ia selalu tampil gemilang, keunggulannya ada pada ketajaman dan pergerakan bola yang menyulitkan pertahanan lawan.
Sementara, coach Gatra FC, Dadang Poleng mengutarakan, jika kegiatan ini dalam rangka launching seragam Gatra FC. Selain itu membangun kebersamaan dan memperat tali silaturrahmi juga sebenarnya merupakan ajang untuk memberikan panggung kepada klub-klub daerah agar bakat, hobi, ekspresi dapat tersalurkan.
"Kegiatan ini sebagai ajang launching seagam atau Jersey Gatra FC, juga menjadi ajang silaturahmi dan sportivitas bagi para pecinta sepak bola usia di atas 40 tahun, sekaligus upaya mempererat persaudaraan antar komunitas olahraga lintas wilayah. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta suasana guyub rukun, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan. Selain itu, keikutsertaan para pemain senior juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus menekuni olahraga dengan cara yang sehat dan positif," pungkas Dadang Poleng.***(Igie)