Rabu, 19 Agustus 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Forum RW di Pakuwon Garut Kota Bantah Keras Tudingan Dakel Jadi Bancakan, Media Diminta Klarifikasi
DAERAH Selasa, 28 Juli 2026 - 14:34

Forum RW di Pakuwon Garut Kota Bantah Keras Tudingan Dakel Jadi Bancakan, Media Diminta Klarifikasi

person Admin | visibility 102
Forum RW di Pakuwon Garut Kota Bantah Keras Tudingan Dakel Jadi Bancakan, Media Diminta Klarifikasi

HARIANGARUT.NEWS - Forum RW se-Kelurahan Pakuwon Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, ikut angkat bicara terkait adanya tudingan Dana Kelurahan (Dakel) jadi lahan bancakan. Para Ketua RW ini turut menyampaikan klarifikasi dan bantahan. Bahkan secara tegas para ketua RW bersepakat ingin ajukan somasi. 
 

Para Ketua RW yang hadir menilai bahwa terkait pemberitaan yang terbit adalah salah kaprah dan jauh dari kenyataan. Segala yang dilaksanakan oleh pihak kelurahan dan Pokmas, sudah sesuai prosedur dan regulasi yang ada.
 

"Saya sampaikan semua yang diberitakan itu jauh dari pada kenyataan, apa yang dilaksanakan oleh pemerintah, Pak Lurah ataupun dari pihak Pokmas, segala pengerjaan sesuai dengan prosedur atau aturan yang berlaku. Dalam hal ini kami selaku ketua RW se-Kelurahan Pakuwon merasa jadi korban dengan adanya kata-kata bancakan," kata Ketua RW 01 Dedi Supriadi, didampingi para Ketua RW se-Kelurahan Pakuwon, Selasa (28/07/2026) siang.
 

Menurutnya, meski tuduhan tidak secara langsung kepada ketua RW, namun lembaga RW dan RT merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah kelurahan dan mitra kerja Pokmas, dan lagi apa dasar dan bukti yang dituduhkan jadi dana bancakan.
 

"Kami selaku ketua RW akan mengadakan somasi perlawanan terhadap media yang mencemarkan nama baik Pak Lurah ataupun Pokmas serta RW yang ada di kelurahan, kami akan ajukan delik aduan terhadap media yang memberitakan kebohongan ini," geram Dedi.
 

Para Ketua RW meminta kepada media yang telah menerbitkan berita, untuk bisa hadir, berkumpul dan mengklarifikasi dari mana sumbernya. 
 

"Itu mungkin dari eh tim RW dari Kelurahan Pakuwon semoga ini dapat didengar oleh media tersebut," katanya.
 

Dedi menambahkan, secara keseluruhan, program yang telah direncanakan dan hasil musyawarah telah dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.
 

"Pada dasarnya masyarakat itu merasa senang dengan ada programnya pemerintah. Kalau misalkan tidak senang tidak mungkin dalam kegiatan itu ada swadaya masyarakat yang memberikan makan atau minuman atau apalah yang masyarakat bisa lakukan. Jadi saya kira dari program ini mungkin, kami dan plus RW lainnya yang telah melaksanakan kegiatan, merasa sangat besar manfaatnya," pungkas Dedi. ***

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB