Diawali di Desa Sukajaya, Kementan RI Bangun Tujuh Titik Irigasi Perpompaan Wilayah Sukaresmi Garut
HARIANGARUT.NEWS – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pertanian (Distan) memulai tahap awal pembangunan irigasi perpompaan di Kecamatan Sukaresmi. Dari total 7 titik dengan anggaran sebesar Rp1.089.900.000,-. Pengerjaan pertama dilakukan di Desa Sukajaya untuk Kelompok Tani Gombong senilai Rp155.700.000,-.
Enam titik lainnya yang berada di Desa Cintadamai dan Padamukti, dijadwalkan menyusul secara bertahap setelah titik pertama selesai. Camat Sukaresmi, Prayudi Yanuar Arif, S STP, M Si, mengatakan program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendukung petani.
“Alhamdulillah Sukaresmi tahun ini dapat 7 titik irigasi pompa. Untuk tahap awal kita mulai dari Desa Sukajaya, nanti dilanjut ke 6 titik lainnya di Cintadamai dan Padamukti. Kami akan kawal agar pengerjaan berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelas Prayudi Yanuar, saat meninjau lokasi, Selasa (28/07/2026).

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Gombong, Undang Herman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Garut dan Dinas Pertanian. Selama ini lahan kami sering kekeringan saat kemarau. Dengan adanya pompa ini kami optimis bisa tanam 2 sampai 3 kali dalam setahun. Mudah-mudahan setelah di Gombong selesai, titik lain juga segera menyusul,” ujar Undang Herman.
Pembangunan ini merupakan bagian dari Program Prasarana Bidang Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Tujuannya untuk menjamin ketersediaan air irigasi sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman petani di wilayah Sukaresmi.
Dengan adanya 7 irigasi pompa ini, Pemkab Garut menargetkan ketahanan pangan daerah semakin kuat dan kesejahteraan petani meningkat. (Mas)