Rabu, 19 Agustus 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Buka Rakercab 2026, Kadispora Berkomitmen Pemkab Garut Dukung Penuh Penguatan Peran Pramuka
MIMBAR EDUKASI Kamis, 30 Juli 2026 - 16:23

Buka Rakercab 2026, Kadispora Berkomitmen Pemkab Garut Dukung Penuh Penguatan Peran Pramuka

person Admin | visibility 108
Buka Rakercab 2026, Kadispora Berkomitmen Pemkab Garut Dukung Penuh Penguatan Peran Pramuka

HARIANGARUT.NEWS - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Garut menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2026 di Balai Diklat Kependudukan dan KB, Jalan Rumah Sakit, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (30/07/2026).

 

Ketua Kwarcab Garut, Ade Hendarsyah, mengatakan Rakercab merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka yang mewajibkan setiap kwartir menyelenggarakan rapat kerja satu kali dalam setahun.

 

Menurutnya, terdapat dua agenda utama yang dibahas dalam Rakercab 2026, yakni evaluasi pelaksanaan program kerja Kwarcab periode 2025–2026 serta penyusunan rencana program kerja tahun 2026–2027.

 

“Pengurus Kwartir Cabang Garut baru dilantik pada Januari 2026, sehingga masa kepengurusan baru berjalan sekitar tujuh bulan atau satu semester. Karena itu, Rakercab kali ini lebih difokuskan pada penyusunan program kerja tahun 2026–2027, meskipun tetap dilakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan kepramukaan yang telah dilaksanakan,” ujar Ade.

 

Ia mengakui Gerakan Pramuka saat ini menghadapi tantangan yang lebih besar dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya Pramuka menjadi kebutuhan bagi para peserta didik di sekolah, kini sebagian siswa justru menganggap kegiatan tersebut sebagai beban.

 

Menurut Ade, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama, meski pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi yang memperkuat keberadaan Gerakan Pramuka di sekolah. Di antaranya Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 serta Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang pada prinsipnya menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib di setiap sekolah.

 

“Dengan dasar hukum tersebut, kita memiliki landasan yang kuat untuk terus melaksanakan kegiatan kepramukaan di sekolah-sekolah. Tujuan utamanya adalah membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki kecakapan hidup, serta menjadi warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang baik sesuai dengan kode kehormatan Gerakan Pramuka, yaitu Trisatya dan Dasadarma,” katanya.

 

Ade menambahkan, perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi turut memengaruhi kehidupan generasi muda. Kemajuan teknologi memang membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan dampak negatif yang perlu menjadi perhatian.

 

“Salah satu persoalan yang kita hadapi saat ini adalah anak-anak lebih senang bermain gawai dibandingkan mengikuti kegiatan Pramuka. Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan bahwa kegiatan Pramuka sudah tidak lagi menarik. Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama karena faktanya terjadi penurunan nilai-nilai moral di kalangan sebagian generasi muda,” ungkapnya.

 

Ia berharap Gerakan Pramuka tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga tetap relevan sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kecakapan hidup bagi generasi muda Indonesia.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Asep Mulyana

 

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, yang sekaligus membuka Rakercab menekankan pentingnya Rakercab sebagai forum strategis untuk menyusun program kerja yang terarah, terukur, serta berdampak nyata bagi masyarakat.

 

“Gerakan Pramuka harus terus memperkuat eksistensinya dengan menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab tantangan generasi muda saat ini, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan yang menjadi pedoman kita bersama,” ujar Kadispora.

 

Ia menegaskan, Gerakan Pramuka memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda di Kabupaten Garut. Di tengah derasnya arus perubahan dan tantangan zaman, Pramuka menjadi wadah pendidikan nonformal yang menumbuhkan semangat cinta tanah air, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

 

"Gerakan Pramuka adalah benteng pembinaan karakter. Melalui kegiatan yang konsisten, Pramuka akan melahirkan generasi yang tangguh, berakhlak, dan berjiwa sosial tinggi,” imbuh Asep.

 

Kadispora juga menyampaikan komitmen penuh Pemkab Garut untuk mendukung penguatan peran Pramuka melalui program kolaborasi kepemudaan, pelatihan kepemimpinan, kegiatan sosial, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kegiatan kepramukaan.

 

Menutup wawancaranya, Asep Mulyana mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka Garut untuk menjadikan Rakercab sebagai momentum evaluasi, konsolidasi, dan revitalisasi peran Pramuka dalam membina generasi muda.

 

“Mari kita terus menjaga semangat gotong royong, disiplin, dan loyalitas dalam setiap gerak langkah kepramukaan untuk Kabupaten Garut yang lebih baik,” tutupnya.***(Igie)

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB