Rabu, 19 Agustus 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Bersama Mahasiswa KKN Unpad dan Paguyuban, Pamagar Gelar Aksi Kolaborasi Hijau Ke-87
PENDIDIKAN Kamis, 16 Juli 2026 - 12:40

Bersama Mahasiswa KKN Unpad dan Paguyuban, Pamagar Gelar Aksi Kolaborasi Hijau Ke-87

person Admin | visibility 143
Bersama Mahasiswa KKN Unpad dan Paguyuban, Pamagar Gelar Aksi Kolaborasi Hijau Ke-87

HARIANGARUT.NEWS - Komitmen terhadap pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan menanam pohon. Sebagai bentuk tanggung jawab atas bibit yang telah ditanam setahun lalu, Paguyuban Mahasiswa Asal Garut (Pamagar), organisasi mahasiswa asal Kabupaten Garut yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Bandung (Polban), bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) yang bertugas di Desa Mekarjaya berkolaborasi dengan Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, melaksanakan Aksi Kolaborasi Hijau Ke-87 di Blok Gunung Congkrang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Kamis (16/07/2026).
 

Mengusung tema "Dulu Mereka Menanam, Sekarang Kembali untuk Merawat", kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga dari komitmen untuk kembali memastikan setiap pohon dapat tumbuh hingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
 

Pamagar merupakan wadah silaturahmi mahasiswa asal Garut yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Bandung. Selain mempererat hubungan antar mahasiswa, organisasi ini aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pelestarian lingkungan di kampung halamannya. Keterlibatan PAMAGAR dalam aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap masa depan lingkungan Kabupaten Garut.


 

Sementara itu, kehadiran mahasiswa KKN Universitas Padjadjaran di Desa Mekarjaya merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya rehabilitasi lingkungan bersama masyarakat.
 

Kegiatan pemeliharaan akan difokuskan pada pembersihan gulma di sekitar tanaman, penggemburan tanah, penyulaman bibit yang tidak tumbuh, serta pemantauan kondisi pohon yang telah ditanam pada tahun sebelumnya. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan tingkat keberhasilan hidup tanaman, terutama di kawasan hulu yang berfungsi sebagai daerah resapan air.

 

Blok Gunung Congkrang sendiri merupakan bagian dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN I Regional 2 Kebun Cisaruni. Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian kawasan ini mengalami okupasi dan sebagian arealnya beralih fungsi menjadi lahan pertanian masyarakat. Perubahan tutupan lahan tersebut mengakibatkan berkurangnya vegetasi di sejumlah titik sehingga berpotensi menurunkan fungsi ekologis kawasan sebagai daerah tangkapan air, meningkatkan risiko erosi, serta mengurangi kemampuan lahan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

 

Berangkat dari kondisi tersebut, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut secara konsisten menjadikan Gunung Congkrang sebagai salah satu lokasi prioritas rehabilitasi lahan melalui program penanaman dan pemeliharaan pohon yang dilakukan secara berkelanjutan. Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga memastikan pohon-pohon yang telah ditanam dapat bertahan hidup melalui perawatan rutin.
 

Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologis kawasan secara bertahap sekaligus membangun kesadaran masyarakat bahwa pemulihan lingkungan membutuhkan kolaborasi, kesabaran, dan komitmen jangka panjang.
 

Ketua Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, H Jaeni, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap alam.
 

"Menanam adalah awal dari sebuah harapan. Namun kembali untuk merawat adalah bukti bahwa kita bertanggung jawab terhadap apa yang telah kita tanam. Pohon yang tumbuh hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Gerakan penghijauan tidak boleh berhenti pada seremoni penanaman, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berkelanjutan," ucapnya. 
 

Melalui sinergi antara PAMAGAR, mahasiswa KKN UNPAD Desa Mekarjaya, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, serta masyarakat, Aksi Kolaborasi Hijau Ke-87 diharapkan menjadi contoh bahwa rehabilitasi lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas komunitas, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting dalam memulihkan kawasan yang telah mengalami degradasi sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih hijau bagi generasi mendatang.

 

Aksi ini juga membawa pesan bahwa menanam pohon bukanlah akhir dari sebuah gerakan, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab. Pohon yang dirawat hari ini akan menjadi penjaga sumber air, penahan longsor, penyerap karbon, dan penopang kehidupan di masa depan.


Dalam kegiatan pada hari ini, di ikuti sertakan sekitar 50 orang lebih ,dari KKN Unpad dan Pamagar serta dari pengurus kolaborasi hijau. (Bilal)

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB