Jumat, 9 Oktober 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Usai Pelantikan Pengurus PRD, Ini Harapan Tokoh Perempuan Garut Selatan
OLAHRAGA • Selasa, 22 September 2026 - 00:07

Usai Pelantikan Pengurus PRD, Ini Harapan Tokoh Perempuan Garut Selatan

person Admin | visibility 375
Usai Pelantikan Pengurus PRD, Ini Harapan Tokoh Perempuan Garut Selatan

HARIANGARUT.NEWS - Pengurus Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri (PRD) Kabupaten Garut Periode 2026–2030 resmi dilantik. Kegiatan Pelantikan Pengurus sekaligus Milangka atau HUT Ke-24 PRD berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Minggu (20/09/2026).

 

Pelantikan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Garut, diantaranya Bupati Garut, Kapolres Garut, Danrem 062 Tarumanegara, Dandim 0611 Garut, Dandenpom III/2 Garut, para Kepala SKPD, Forkopim Kecamatan Garut Kota dan Tarogong Kidul, perwakilan KONI, IPSI, KNPI, GANNA, Pokdarkamtibmas, para Ketua Paguron Pencak Silat, dan tamu undangan lainnya.

 

Setelah pelantikan, salah seorang pengurus PRD Garut yang juga Tokoh Perempuan Garut Selatan, Dra. Isoh Solihat menegaskan, bahwa pencak silat adalah milik seluruh rakyat yang membawa misi nenek moyang bangsa Indonesia untuk menghasilkan generasi penerus yang tangguh, ulet, tahan banting, berani, jujur dan adil.

 

“Kita harus menjadi bangsa yang pendekar, bangsa yang tidak mengenal menyerah, bangsa yang menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran. Sebagai pengurus PRD yang baru dilantik, ini menjadi sebuah kehormatan untuk memberikan pengabdian membina dan melestarikan pencak silat di Kabupaten Garut," tegasnya.

 

Isoh mengajak kepada pengurus yang baru dilantik, bersama-sama menyatukan persepsi dalam setiap kegiatan dari masing-masing panglawungan. Untuk membentuk atlet berprestasi, kata dia, tidak hanya ditentukan oleh sumber daya manusia dan kemampuan seorang pelatih. Juga dibutuhkan sarana dan prasarana penunjang yang memadai seperti matras dan lainnya.

 

"Olahraga beladiri pencak silat terus mengalami perkembangan dinamis, dan sebagai upaya meningkatkan prestasi serta perkembangan pencak silat di Paguron Pusaka Riksa Diri, diperlukan langkah-langkah nyata agar dapat mengimbanginya. Sebab jika ingin memperoleh hasil prestasi yang maksimal, maka semua faktor penunjang, harus dipenuhi sebagaimana mestinya termasuk matras. Sebab itu sangat memengaruhi sehingga tidak boleh disepelekan," ungkapnya.

 

Dengan adanya langkah tersebut, lanjut Isoh, diharapkan dapat memotivasi para pelatih untuk terus melakukan pembinaan dan pelatihan secara optimal dalam upaya pembentukan atlet-atlet berprestasi di bawah naungan Paguron PRD sehingga terus bisa mengharumkan nama Kabupaten Garut.

Keren, Isoh langsung turun tangan ikut menyapu dan membersihkan sampah usai acara pelantikan pengurus PRD di Gedung Pendopo Kabupaten Garut.

 

Isoh, yang aktif diberbagai organisasi seperti Pengurus Presedium Pemekaran Garut Selatan, BPD Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang, MUI Kecamatan Bungbulang, Penasehat KNPI Kecamatan Bungbulang, Ketua FKPM Polsek Bungbulang, Pokja 2 PKK Kecamatan Bungbulang, Wakil Ketua Muslimat PAC Kecamatan Bungbulang, dan organisasi lainnya tersebut, mengaku bangga saat ini dipercaya menjadi pengurus PRD Kabupaten Garut dan Ketua PRD Panglawungan Kecamatan Bungbulang.

 

“Sungguh suatu kehormatan saya diajak kembali bergabung menjadi pengurus di paguron yang sudah berdiri selama 24 tahun ini. Terakhir saya menjadi pengurus PRD pada tahun 2016 lalu. Menurut kami, pencak silat telah menjadi bagian budaya bangsa dan sebagai bagian integral dari ketahanan nasional, dan kita harus terlibat di dalamnya, manusia harus hidup dalam suatu kerangka, suatu konteks yang memberi arti dalam kehidupannya,” ujarnya.

 

Dia mengungkapkan, peran pelatih sangatlah penting dalam mencetak lahirnya seorang atlet berprestasi. Oleh karenanya seorang pelatih di era sekarang perlu membekali diri dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap atau yang dikenal dengan kompetensi. Dengan begitu, kata Isoh, mereka punya daya saing dalam melahirkan dan meningkatkan prestasi atlet pencak silat.

 

"Pelatihan yang berbasis kompetensi sangatlah diperlukan untuk memberi pengakuan atas keahlian bidangnya. Tak bisa kita pungkuri bahwa masih banyak pelatih khususnya pencak silat di Kabupaten Garut yang belum memiliki sertifikat kompeten sesuai dengan keahliaannya," pungkas Isoh, yang pernah mendapat penghargaan dari Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat membawa PRD meraih medali emas, perak, dan perunggu pada kejuaraan pencak silat di Bandung beberapa tahun silam.***(Igie)

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB