Jumat, 9 Oktober 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Keren, Dua Siswi Penari Jaipong dari SDN 1 Keresek Cibatu Tampil Memukau Dihadapan Forkopimda Garut
PENDIDIKAN • Minggu, 20 September 2026 - 17:33

Keren, Dua Siswi Penari Jaipong dari SDN 1 Keresek Cibatu Tampil Memukau Dihadapan Forkopimda Garut

person Admin | visibility 277
Keren, Dua Siswi Penari Jaipong dari SDN 1 Keresek Cibatu Tampil Memukau Dihadapan Forkopimda Garut

HARIANGARUT.NEWS - Potensi seni budaya Sunda kembali mendapat sorotan melalui penampilan Tari Jaipongan dalam acara Pelantikan Pengurus Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri (PRD) Kabupaten Garut Periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Minggu (20/09/2026).

 

Acara dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Garut, diantaranya perwakilan Bupati Garut, Kapolres Garut, Danrem 062 Tarumanegara, Dandim 0611 Garut, Dandenpom III/2 Garut, para Kepala SKPD, Forkopim Kecamatan Garut Kota dan Tarogong Kidul, perwakilan KONI, IPSI, KNPI, GANNA, Pokdarkamtibmas, para Ketua Paguron Pencak Silat, dan tamu undangan lainnya.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Tari Jaipongan Tradisional yang dibawakan oleh dua siswi SDN 1 Keresek, Kecamatan Cibatu, Anindita Nahda Rukmana dan Zilla Swara Zakkiya Odjir. Penari muda yang duduk dibangku kelas 4 dan 5 ini tampil percaya diri membawakan tarian di hadapan para pejabat dan masyarakat. SDN 1 Keresek sendiri merupakan sekolah yang memiliki anak didik yang berprestasi dalam berbagai bidang.

 

Anindita Nahda Rukmana dan Zilla Swara Zakkiya Odjir mengaku terharu dan bangga karena dapat menampilkan Jaipongan di hadapan para pejabat daerah, TNI/Polri dan para ketua paguron. Ia berharap penampilannya dapat menginspirasi, khususnya generasi muda, untuk mencintai dan melestarikan seni budaya daerah.

 

“Alhamdulillah saya sangat bangga bisa menampilkan yang terbaik dalam acara Pelantikan Pengurus Paguron Pencak Silat PRD. Semoga Jaipongan yang kami bawakan bisa memotivasi yang lainnya agar semakin mencintai seni budaya Sunda. Saya sudah menekuni berlatih tari ini kurang lebih  tahun berlatih,” ujar Zilla.

Sementara Anindita berharap, penampilannya di Gedung Pendopo mampu membangkitkan para Penari Jaipong yang saat ini sudah mulai redup, seiring dengan masuknya seni dan budaya luar, yang menggerus minat para generasi muda untuk menggeluti tari jaipong.

 

“Saya terus latihan dalam bimbingan mamahnya teh Zilla, agar bisa tampil sempurna. Mudah-mudahan saja dengan tampilnya saya di Gedung Pendopo ini mampu membakar semangat teman-teman generasi muda pada umumnya, dan mampu membangkitkan kembali pamor tari jaipong di tingkat daerah, nasional bahkan Internasional,” ucap Anindita.

 

Anindita dan Zilla merupakan penari binaan Sanggar yang berlokasi di Kecamatan Cibatu. Ia juga mengaku mendapat apresiasi dan motivasi untuk terus mempertahankan serta meningkatkan semangat melestarikan budaya Indonesia, khususnya Jaipongan dari tanah Pasundan.

 

Penampilan Tari Jaipongan dalam agenda resmi seperti Pelantikan Pengurus Paguron Pencak Silat tersebut menjadi bukti seni budaya Sunda masih memiliki ruang penting di tengah masyarakat modern, sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda di Kabupaten Garut.***

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB