Jumat, 9 Oktober 2026
lock
Iklan Header
Beranda / Berita / Intruksikan ASN Berdonasi, Bupati Garut Launching Bulan Dana PMI 2026
PEMKAB GARUT • Senin, 5 Oktober 2026 - 02:27

Intruksikan ASN Berdonasi, Bupati Garut Launching Bulan Dana PMI 2026

person Admin | visibility 90
Intruksikan ASN Berdonasi, Bupati Garut Launching Bulan Dana PMI 2026

HARIANGARUT.NEWS - Bupati Abdusy Syakur Amin, secara resmi melaunching Bulan Dana Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut tahun 2026, di lapangan Setda, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (05/10/2026). Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati Syakur mengawali sumbangannya melalui Qris PMI Garut.

"Hari ini kami bersama pak Ketua PMI Garut, dr Helmi Budiman melaksanakan pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Garut 2026. Sejatinya bahwa PMI ini membutuhkan dana yang digunakan untuk membantu ketika terjadi musibah kemanusiaan, mulai dari yang sederhana, orang kekurangan darah juga dan juga musibah yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Garut," ujar Bupati Syakur.

Bupati Syakur menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan jajaran PMI, karena akan membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam menyikapi adanya musibah. Karena dalam situasi mendesak, Pemkab terikat aturan sehingga terkadang tidak bisa serta merta menurunkan bantuan.

 



Kondisi ini kata Syakur, terjadi saat ada warga Garut yang terdampak musibah di kapal Virgo 8, Pemkab Garut tidak bisa cepat memberikan bantuan. Namun langkah lain yang diupayakan Pemkab, berkoordinasi dengan BUMD/BUMN untuk bantuan CSR seperti halnya dari bank BJB dan atau lembaga Baznas.

"Makanya kedepan, kita berharap PMI, mereka juga bisa membantu. Tentu saja, tidak usah seperti yang tadi, ketika ada musibah longsor, orang tenggelam, bersama Pemkab Garut untuk melakukan upaya-upaya penyelamatan," katanya.

Untuk tahun 2026, Bupati Syakur meminta warga masyarakat untuk bisa memberikan kontribusinya, mulai dari lingkungan anak sekolah untuk membangkitkan rasa kemanusiaan. Syakur juga menyarankan kepada PMI, berikan pemahaman bahwa kepada anak-anak sekolah dan warga masyarakat, bahwa PMI mempunyai program kegiatan yang sangat besar yang tentunya membantu warga masyarakat.

"Sehingga anak-anak kita terbiasa untuk berdonasi. Kita juga untuk PNS, saya tentukan nilainya dan saya yakin tidak akan memberatkan. Untuk para pejabat juga saya minta kontribusinya supaya target bisa terealisasi dan akan memberikan kemudahan untuk PMI dan kita semuanya, ketika ada orang yang memerlukan bantuan ketika dapat musibah," kata Syakur.

Bupati Syakur juga menyebut, bahwa dirinya telah mengeluarkan intruksinya untuk para ASN di lingkungan Pemkab Garut sesuai dengan klasifikasinya untuk berdonasi di PMI Kabupaten Garut.

"Ada di SK-nya, ini intruksi langsung saya minta, karena ini komitmen kita Pemerintah Kabupaten Garut untuk mendukung PMI, tapi kami yakin ini tidak membebani," tandas Bupati Syakur.

 

 

Sementara, Ketua PMI Kabupaten Garut, dr Helmi Budiman, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Garut, Sekretaris Daerah dan seluruh jajaran Pemkab Garut atas bantuannya melalui Bulan Dana PMI Kabupaten Garut tahun 2026.

"Ini adalah bantuan Pak Bupati Garut melalui Bulan Dana PMI. Alhamdulillah, sesuai tadi apa yang disampaikan Pak Bupati, saran-sarannya tadi, salah satunya memang masuk ke dalam program PMI. Bagaimana kita memberikan pendidikan kepada PMR tingkat Mula, Madya dan Wira," tutur dr Helmi.

Hal tersebut lanjut Helmi, merupakan bagian dari program pembinaan PMI Kabupaten Garut, menggunakan dana, Bulan Dana PMI, disamping untuk kegiatan bencana, berupa barangnya maupun orangnya, baik di Kabupaten Garut, Jawa Barat maupun skala nasional.

"Di Jawa Barat, ketika bencana Cianjur kita mengirimkan beberapa orang dalam waktu yang cukup lama di Cianjur. Kemudian waktu di Aceh juga kirimkan ke Aceh, kendaraannya maupun orangnya," jelas Helmi.

Helmi menyebut, banyak Program kegiatan yang telah dilakukan PMI Kabupaten Garut seperti halnya memberikan bantuan bencana kekeringan yang dikoordinasikan dengan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bermitra dengan PMI. Sehingga ada pembagian titik lokasi penanganan bencana, salah satunya menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa daerah titik rawan bencana.

 

"Begitupun kebakaran hutan, tadi juga kata Pak Bupati, ada longsor dan lain sebagainya, PMI ingin bersama-sama dengan pemerintah daerah dan relawan lainnya dalam menangani musibah yang menimpa warga masyarakat," papar dr Helmi.

Disinggung ketersediaan darah di PMI Kabupaten Garut, Helmi mengatakan, saat ini bisa dikatakan dalam kondisi cukup, stok labu darah selalu tersedia.

"Kita 98 persen sudah menyiapkan. Adapun misalkan kalau ada yang tidak ada, memang ada beberapa jenis darah yang harus diproses di Bandung, tidak bisa di Garut karena sedikit, kalau ada mesin juga tidak efektif," kata dr Helmi Budiman. ***

Bagikan:

forum Komentar

Tulis Komentar

Anda berkomentar sebagai Tamu

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan untuk artikel ini.

Iklan BJB